Denza Yakin Konsumen Global Tak Lagi Menghindari Mobil China

Otomatif200 Dilihat

Australia (Riaunews.com) – Denza semakin percaya diri memasuki pasar internasional, termasuk Australia, dengan keyakinan bahwa konsumen global kini tidak lagi memandang negatif mobil asal China. Merek premium di bawah BYD tersebut menilai perubahan persepsi ini sebagai momentum besar untuk menembus segmen kendaraan mewah dunia.

Chief Operating Officer Denza Australia, Mark Harland, mengatakan kekhawatiran terhadap produk otomotif China terus menurun seiring meningkatnya pemahaman konsumen terhadap kualitas dan teknologi yang ditawarkan. Menurutnya, banyak pembeli mobil kini sadar bahwa sejumlah teknologi otomotif terbaik justru dikembangkan dan diproduksi di China.

“Kekhawatiran tetap ada, tetapi biasanya hilang setelah orang mencobanya. Semakin banyak pembeli mobil di Australia yang sadar bahwa teknologi terbaik dunia kini datang dari China,” ujarnya dikutip Car Expert.

Denza menyebut penerimaan konsumen global meningkat karena mobil China kini hadir dengan teknologi mutakhir namun tetap memiliki harga yang lebih kompetitif dibanding merek Eropa, Amerika, maupun Jepang. Di Australia, misalnya, Denza B5 dan B8 dijual di bawah AUD 100.000, membuatnya menjadi opsi premium yang lebih terjangkau dibanding Toyota Prado, Lexus GX, LandCruiser, hingga Lexus LX.

Keyakinan ini diperkuat strategi Denza yang akan memisahkan ruang pamer dari BYD untuk mengukuhkan citra premium, dengan target 20–25 dealer beroperasi di Australia pada akhir tahun depan. Perusahaan juga membuka peluang menghadirkan sedan mewah, wagon, people mover, hingga mobil sport guna menarik segmen pasar yang lebih luas.

Dengan perubahan persepsi global terhadap mobil China, Denza optimistis dapat menjadi salah satu pemain kunci di pasar kendaraan mewah dan membuktikan bahwa produk asal China sudah tidak lagi dipandang sebelah mata oleh konsumen internasional.

Komentar