Plt Gubernur Riau Kumpulkan 12 Kepala Daerah, Bahas Mitigasi Bencana dan Stabilitas Harga Jelang Nataru

Spesial Riau, Utama220 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto memanggil kepala daerah dari 12 kabupaten/kota untuk mengikuti rapat koordinasi menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (8/12/2025). Pertemuan tersebut fokus membahas mitigasi bencana hidrometeorologi serta persiapan pelaksanaan high level meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.

SF Hariyanto menyampaikan bahwa Pemprov Riau melalui BPBD Damkar telah memetakan wilayah rawan bencana hidrometeorologi dan menyiagakan 21 unit alat berat. “Ada 2 unit ekskavator dan 18 alat berat lain di UPT Dinas PUPR-PKPP yang nantinya akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk penggunaannya. Kita juga melakukan pengendalian operasi dan penyiapan logistik serta peralatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah diminta mengoptimalkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), serta memastikan kesiapsiagaan perangkat daerah, masyarakat, dan dunia usaha. Berbagai langkah edukasi, komunikasi risiko, hingga simulasi tanggap bencana telah disiapkan. “Posko bencana kita aktifkan, termasuk apel kesiapsiagaan melibatkan TNI, Polri, Basarnas, instansi vertikal, relawan, dan unsur masyarakat,” kata SF.

Pemprov Riau juga melakukan pemantauan situasi terkini secara real time berdasarkan informasi BMKG, serta mempercepat upaya perbaikan infrastruktur dan normalisasi sungai di wilayah rawan bencana. Menurut SF, pemerintah kabupaten/kota yang terdampak diminta segera melakukan tindakan cepat seperti evakuasi, pendataan korban, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita juga minta untuk mengoptimalkan peran camat. Bila diperlukan, segera tetapkan status keadaan darurat dan bentuk Pos Komando Penanganan Darurat Bencana. Setiap bupati atau wali kota wajib melaporkan hasil penanganan bencana kepada Mendagri melalui gubernur,” tegasnya.