Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru berencana melakukan revitalisasi terhadap angkutan umum, termasuk angkutan kota (angkot) atau oplet, sebagai upaya meningkatkan layanan transportasi massal di daerah tersebut. Salah satu bentuk peremajaan yang disiapkan adalah menyediakan angkutan feeder yang akan terintegrasi dengan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Khairunnas, mengatakan para pengemudi oplet akan diberi kesempatan untuk menjadi pengemudi angkutan feeder yang akan beroperasi di sejumlah ruas jalan. Feeder nantinya bertugas mengangkut penumpang dari kawasan permukiman menuju halte terdekat guna mempermudah akses ke layanan bus TMP.
“Peremajaan kita minta nantinya bisa menjadi feeder bus TMP,” ujar Khairunnas, Senin (8/12).
Revitalisasi angkutan umum ini rencananya dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru melalui pengelola bus TMP. Khairunnas menegaskan bahwa angkot atau oplet tidak diperbolehkan lagi beroperasi di jalan-jalan utama Kota Pekanbaru. Petugas Dishub telah beberapa kali melakukan razia dan masih menemukan oplet yang melintas di Jalan HR Soebrantas, Jalan Arifin Achmad, Jalan Soekarno-Hatta, dan Jalan Jenderal Sudirman.
Seluruh angkutan kota yang terjaring razia langsung diamankan. “Karena memang kondisinya tidak layak, sehingga dapat membahayakan penumpang,” kata Khairunnas.
Meski demikian, para pengemudi oplet disebut memiliki peluang untuk beralih menjadi sopir feeder. Namun, Khairunnas belum memastikan kapan proses revitalisasi angkutan kota tersebut akan mulai dilaksanakan.







Komentar