Pembalakan Liar di Hulu Padang Disorot Titiek Soeharto, Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Lingkungan, Nasional176 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyoroti praktik pembalakan liar dan penambangan ilegal yang diduga terjadi di wilayah hulu Padang, Sumatra Barat. Ia menilai aktivitas tersebut menjadi faktor pemicu bencana banjir yang melanda sejumlah daerah.

Dalam kunjungannya meninjau penanganan bencana di Padang, Minggu (30/11/2025), Titiek menegaskan perlunya kajian menyeluruh terhadap penyebab banjir yang terjadi. “Banjir ini harus dikaji betul, termasuk praktik pembalakan liar atau penambangan liar di wilayah hulu,” ujarnya.

Titiek menuturkan bahwa kerusakan lingkungan di kawasan hulu berdampak langsung pada masyarakat yang tinggal di hilir. Karena itu, menurutnya, seluruh aktivitas yang merusak alam, lingkungan, dan ekosistem harus dihentikan. “Aktivitas pembalakan atau penambangan liar itu semuanya harus ditertibkan. Jika pun memiliki izin, izinnya harus dibatalkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi curah hujan saat ini sudah memberikan dampak besar terhadap wilayah terdampak banjir. Situasi akan semakin parah apabila kerusakan lingkungan terus terjadi tanpa upaya penanganan tegas dari pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Titiek juga hadir bersama Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan bagi korban bencana. Bantuan disalurkan untuk tiga provinsi terdampak, yakni Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Total bantuan yang diberikan meliputi 34,3 juta kilogram beras dan 6,8 juta liter minyak goreng yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah tersebut.

Komentar