Valencia (Riaunews.com) – Pedro Acosta membuka akhir pekan Grand Prix Valencia dengan performa impresif setelah mencatat waktu tercepat di sesi Practice. Meski sempat bersaing ketat dengan Marco Bezzecchi, selisih tipis hanya beberapa seperseribu detik menjadi awal duel menarik antara keduanya.
Sesi dimulai dengan cukup tenang sebelum Acosta dan Bezzecchi sama-sama meningkatkan ritme. Kedua pembalap sempat bertukar posisi di lintasan, hingga sebuah kesalahan membuat Bezzecchi terjatuh, sementara Acosta mempertahankan konsistensi luar biasa selama 10 lap awal.
Dengan 16 menit tersisa, Acosta memasang ban belakang lunak baru dan langsung mencetak lap 1:29,240, waktu yang tak mampu dilewati pembalap lain. Bezzecchi sempat mendekat dengan 1:29,476 dan kemudian 1:29,293 di putaran terakhirnya, namun tetap belum cukup untuk mengungguli sang pembalap KTM.
Di posisi ketiga, Franco Morbidelli tampil solid dan menjadi pembalap Ducati tercepat menggunakan GP24. Alex Marquez menyusul di posisi keempat usai memanfaatkan sesi untuk menjajal paket aero GP25, meski lap terbaiknya dicetak dengan konfigurasi aero lama. Posisi kelima diamankan Ai Ogura, disusul Jack Miller yang sebelumnya menjadi yang tercepat di sesi pagi.
Fabio Di Giannantonio menempati posisi ketujuh, di depan Fermin Aldeguer yang pulih setelah sempat terjatuh di FP1. Dua tempat terakhir menuju Q2 diisi Joan Mir dan Fabio Quartararo, dengan rider Prancis itu mampu bangkit mencatatkan waktu kompetitif meski motornya sempat mengalami kebocoran bahan bakar.
Brad Binder dan Raul Fernandez kembali gagal menembus Q2, sementara wildcard Aleix Espargaro finis di posisi ke-13. Juara dunia dua kali Pecco Bagnaia menempati posisi ke-14 dan harus memperebutkan tiket ke Q2 melalui Q1.







Komentar