Portimao (Riaunews.com) – Musim MotoGP 2025 akan mencapai puncaknya akhir pekan ini dengan digelarnya Grand Prix Portugal di Autodromo Internacional do Algarve, Portimao. Sirkuit dengan kontur bergelombang ekstrem ini siap kembali menjadi arena penentuan akhir musim dan ujian terakhir bagi para pembalap.
Portimao pertama kali masuk kalender MotoGP pada tahun 2020, saat pandemi Covid-19 melanda dunia. Sejak itu, trek sepanjang 4,6 kilometer ini menjadi salah satu venue tetap di kalender MotoGP. Tahun 2021 bahkan mencatat dua balapan di tempat yang sama — GP Portugal dan GP Algarve — karena penyesuaian jadwal akibat pandemi.
Sejarah MotoGP Portimao dimulai manis bagi tuan rumah. Miguel Oliveira, pembalap asal Portugal, menjadi pemenang pertama pada 22 November 2020 dengan tim KTM Tech3. Sejak saat itu, dominasi berpindah ke Fabio Quartararo yang mencatat dua kemenangan, disusul Francesco Bagnaia dan Jorge Martin dari Ducati.
Namun di balik gemerlap balapan, Portimao juga dikenal sebagai sirkuit yang menantang dan berisiko tinggi. Beberapa kecelakaan serius terjadi di lintasan ini, termasuk insiden Pol Espargaro pada 2023 yang menyebabkan cedera tulang belakang parah hingga membuatnya pensiun dini. Insiden tragis lainnya menimpa Carlos Tatay, pembalap muda asal Spanyol, yang mengalami cacat permanen setelah kecelakaan di Kejuaraan Eropa Moto2.
Komite keselamatan MotoGP telah melakukan sejumlah perbaikan, termasuk mengganti permukaan kerikil di area run-off untuk meningkatkan keselamatan pembalap.
Tahun ini, absennya Marc Marquez karena cedera membuat “kutukan Portimao” bagi sang juara dunia masih berlanjut. Ia menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang belum pernah menang di sirkuit ini. Sebagai gantinya, Ducati menurunkan Nicolo Bulega dari tim WorldSBK yang sebelumnya menang di Portimao pada ajang World Supersport 2023.
Dengan deretan pembalap terbaik dunia dan karakter lintasan yang dikenal sebagai “roller coaster Algarve”, balapan penutup musim ini dipastikan menjadi tontonan yang menegangkan bagi para penggemar MotoGP di seluruh dunia.







Komentar