Sepang (Riaunews.com) – Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami hari yang berat pada sesi pembuka MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang, Jumat (24/10). Adik kandung Marc Marquez itu terjatuh dua kali dalam sehari—pertama di sesi FP1 dan kedua di sesi Practice sore hari.
Kecelakaan pertama terjadi di tikungan cepat ke-7 dengan sisa waktu 20 menit di FP1. Saat itu, Alex berada di posisi keenam dalam catatan waktu sebelum kehilangan kendali atas Ducati GP24 miliknya dan terjatuh keras ke aspal. Sore harinya, nasib serupa menimpanya lagi di Tikungan 2, sekitar 19 menit sebelum sesi Practice berakhir.
“Hari pertama ini sedikit tidak mulus, kami mengalami dua kali kecelakaan,” ujar Alex dalam rekaman audio resmi tim, karena ia absen dalam sesi wawancara media untuk menjalani perawatan. “Kecelakaan pagi membuat saya cedera leher cukup parah. Kami akan mulai pemulihan dengan fisioterapi besok. Rasa sakit di leher membuat saya sulit berkendara dengan tenang di sesi sore,” jelasnya.
Meski mengalami dua insiden dan gangguan fisik, Alex Marquez tetap mampu mencatatkan waktu tercepat kesembilan pada akhir hari. “Sekarang kami harus fokus memulihkan diri sebaik mungkin untuk besok. Yang penting, kami sudah memastikan tempat di Q2,” tegas pembalap berusia 29 tahun itu.
Hari pertama di Sepang juga menjadi tantangan bagi Ducati secara keseluruhan. Tidak ada satu pun motor Ducati yang masuk lima besar, dan hanya tiga pembalapnya—termasuk Alex—yang menembus sepuluh besar. Sementara itu, Francesco “Pecco” Bagnaia, Fermín Aldeguer, dan Michele Pirro harus memulai kualifikasi dari Q1.
Alex Marquez saat ini menempati posisi kedua dalam klasemen sementara dengan 379 poin, unggul 97 poin dari Marco Bezzecchi. Jika berhasil mempertahankan selisih hingga 111 poin setelah balapan Malaysia, ia berpeluang mengamankan posisi runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP 2025 akhir pekan ini.







Komentar