BPBD Riau Imbau Kabupaten/Kota Siaga Hadapi Potensi Banjir

Spesial Riau, Utama124 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Provinsi Riau mengimbau seluruh kabupaten dan kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir. Pasalnya, intensitas hujan mulai meningkat di sejumlah wilayah sejak pertengahan Oktober.

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal, menyebutkan bahwa puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada November 2025. Ia meminta pemerintah daerah agar segera menyiapkan langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak bencana.

“Saat ini sudah ada laporan genangan air dari beberapa daerah, seperti Kota Pekanbaru, Dumai, dan Kabupaten Siak. Namun, kondisinya belum bisa dikategorikan sebagai banjir besar,” ujarnya, Jumat (24/10).

Menurut Edy, genangan yang terjadi di Dumai disebabkan oleh kombinasi antara hujan deras dan pasang naik, sementara di Pekanbaru lebih disebabkan oleh sistem drainase yang kurang optimal. Meski demikian, pihaknya telah bersurat ke Gubernur Riau agar kabupaten/kota yang terdampak segera menetapkan status siaga darurat banjir serta mengaktifkan posko dan kesiapan peralatan maupun personel.

“Kita minta kabupaten dan kota segera siaga, aktifkan posko, siapkan alat dan personel agar saat banjir benar-benar terjadi, responnya cepat,” tegas Edy.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dari instansi resmi seperti BMKG, BPBD, maupun media massa. Warga yang tinggal di wilayah rawan, terutama daerah pesisir, diingatkan agar menyiapkan langkah antisipasi dini, termasuk mengamankan barang-barang berharga dan elektronik.

“Kepada orang tua, jangan lengah mengawasi anak-anak saat hujan dan genangan terjadi. Pastikan mereka tidak bermain di area berisiko,” pesan Edy.

Komentar