San Marino (Riaunews.com) – Meski start dari baris kedua, Marc Marquez langsung merangsek ke posisi kedua dalam setengah putaran, tepat di belakang Marco Bezzecchi. Namun, pada lap keenam, saat berusaha menyerang, Marquez justru kehilangan kendali di tikungan kiri dan terjatuh dari motor Ducatinya.
Insiden itu membuka jalan bagi Bezzecchi yang melaju tanpa ancaman berarti hingga finis. Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama bagi pembalap non-Ducati dalam Sprint sejak Aleix Espargaro di Catalunya tahun lalu. Sementara itu, Alex Marquez hanya mampu bertahan di posisi kedua, memberi harapan besar bagi kakaknya untuk kembali bersaing memperebutkan gelar.
Di barisan belakang, Pecco Bagnaia masih kesulitan. Juara dunia bertahan itu hanya finis di posisi ke-13, tertinggal lebih dari 16 detik dari Bezzecchi. Catatan ini menambah rangkaian hasil buruk Bagnaia sepanjang musim.
Yamaha dengan mesin V4 debut di tangan Augusto Fernandez, yang berhasil finis di posisi ke-18, 27 detik di belakang sang pemenang. Di depan, Fabio Di Giannantonio finis keempat setelah menang duel dengan rekan setimnya di VR46, Franco Morbidelli, yang hanya terpaut kurang dari satu detik.
Pedro Acosta tampil agresif sepanjang sprint dan berhasil mengamankan posisi kelima setelah mengalahkan Fermín Aldeguer yang finis keenam. Luca Marini membawa Honda ke posisi ketujuh, sementara Fabio Quartararo yang sempat berada di posisi keempat harus terjatuh pada lap keempat.
Jorge Martín menutup balapan di posisi kedelapan, disusul Raul Fernandez di urutan kesembilan dan Enea Bastianini di posisi kesepuluh. Absennya Joan Mir akibat cedera leher menambah catatan pahit bagi Honda, meskipun Marini menunjukkan arah perkembangan yang positif.







Komentar