Bangun PLTS di SLB Rumbai: PHR Perkuat Pendidikan Inklusif dan Energi Bersih

Mitra401 Dilihat

Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendukung pendidikan inklusif melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Melati Rumbai, Pekanbaru. PLTS hybrid berkapasitas 3,7 KWP dengan penyimpanan energi 5 kWh itu diharapkan meningkatkan kenyamanan belajar bagi lebih dari 100 siswa difabel.

Fasilitas energi bersih tersebut mampu menghasilkan listrik 4.691 kWh per tahun dan berpotensi menghemat biaya listrik sekolah hingga Rp6,8 juta setiap tahun. Selain menyediakan listrik stabil, instalasi PLTS juga menjadi sarana edukasi energi terbarukan bagi guru dan siswa.

Manager Community Involvement and Development (CID) Regional 1 PHR, Iwan Ridwan Faizal, menyebut pemasangan PLTS merupakan wujud nyata dukungan PHR terhadap pendidikan inklusif dan transisi energi bersih. “Pemasangan PLTS ini bukan hanya solusi energi, tetapi juga dukungan bagi anak-anak difabel sekaligus memperkenalkan energi bersih kepada generasi muda,” ujarnya.

Keberadaan PLTS membantu aksesibilitas siswa difabel dalam menggunakan alat bantu maupun peralatan praktik yang memerlukan daya listrik. PHR juga memberikan pelatihan Green Warrior kepada guru dan staf sekolah agar mampu mengelola serta merawat sistem PLTS secara mandiri.

Selain itu, PHR menyerahkan perangkat komputer untuk menunjang aktivitas pendidikan. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR bertajuk Pemko Pesmina, yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas dan energi ramah lingkungan di sektor pendidikan.

Ketua Yayasan SLB Melati Rumbai, H. M. Jakfar, mengapresiasi kepedulian PHR terhadap anak-anak difabel. “Kami sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan PHR. Kehadiran PLTS ini menjadi berkah besar bagi sekolah kami dan akan sangat membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Komentar