Imbas Tewasnya Affan Kurniawan, Massa Bakar Dua Bus Polisi di Jakarta Pusat

Nasional311 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Aksi unjuk rasa di Jakarta pada Jumat malam (29/8/2025) berujung ricuh. Massa membakar dua unit bus polisi yang terparkir di eks Gedung Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya. Gedung tersebut saat ini difungsikan sebagai Markas Tim Gegana Korps Brimob Polri.

Tidak hanya itu, massa juga mengambil sejumlah barang dari dalam markas Gegana. Sementara itu, kelompok massa lain membakar sebagian halte Transjakarta Senen Toyota Rangga. Insiden serupa juga terjadi di Jalan Sudirman, di mana Halte Transjakarta Polda Metro Jaya dibakar sekitar pukul 21.00 WIB.

Kericuhan tersebut merupakan lanjutan dari aksi demonstrasi berbagai kelompok mahasiswa dan masyarakat sejak Jumat siang di depan Markas Polda Metro Jaya. Massa menyuarakan kekecewaan dan protes atas jatuhnya korban jiwa dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI sehari sebelumnya.

Diketahui, Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online, meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8). Insiden itu terjadi ketika polisi memukul mundur massa yang berunjuk rasa di sekitar Kompleks Parlemen.

Aksi bakar bus dan halte ini menambah ketegangan di Ibu Kota pasca tewasnya Affan. Hingga Jumat malam, aparat kepolisian masih melakukan penjagaan ketat di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kerusuhan susulan.

Komentar