Jakarta (Riaunews.com) – Harga komoditas kakao atau coklat melonjak signifikan sepanjang tahun 2025. Terhitung sejak awal tahun 2025 hingga perdagangan komoditas kakao mencetak rekor kenaikan sebesar 113% di level US$8.939 per ton.
Sebagai informasi, Indonesia masuk dalam urutan nomor tiga sebagai negara penghasil cokelat terbesar di dunia dengan total produksi sebesar 667.296 ton pada 2022. Dalam peringkat dunia, posisi Indonesia hanya di bawah Pantai Gading yang memproduksi 2,23 juta ton dan Ghana yang memproduksi 1,1 juta ton.
Melonjaknya harga kakao berdampak besar terhadap Indonesia yang merupakan eksportir sekaligus importir kakao dan Indonesia merupakan salah satu produsen kakao terbesar di dunia. Buah yang bijinya menjadi bahan utama cokelat ini Tengah dibutuhkan beberapa negara besar seperti Amerika Serikat dan India.
Selain kedua negara tersebut, produksi kakao Indonesia sebagian besar diekspor ke mancanegara dan sisanya dipasarkan di dalam negeri. Ekspor kakao Indonesia menjangkau lima benua yaitu Asia, Afrika, Oseania, Amerika, dan Eropa dengan pangsa utama di Asia.
Beberpa olahan kakao yang diekspor oleh Indonesia dan jadi incaran banyak negara antara lain Kakao Butter, Tepung Kakao, pasta kakao, Kakao Biji Not Fermented, dan Olahan Makanan seperti kudapan cokelat.
Sumber: CNBC Indonesia Research







Komentar