Tabung Gas Meledak di Ruko Pekanbaru, 7 Karyawan Toko Luka-Luka

Pekanbaru, Utama313 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Ledakan tabung gas LPG terjadi di salah satu ruko di Jalan Arifin Achmad, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Jumat (24/10/2025) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.42 WIB itu menyebabkan plafon bagian kasir ambruk dan mengakibatkan tujuh orang karyawan mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Pekanbaru, Zarman Candra, melalui Koordinator Bagian Komunikasi dan Informasi, Duul Gammar, mengatakan ledakan dipicu oleh kebocoran gas di area dapur. Tim Damkar menerima laporan dari warga bernama Rifki dan segera menuju lokasi kejadian. “Satu unit mobil pemadam dari Pos Bukit Raya diberangkatkan pukul 19.45 WIB dan tiba di lokasi enam menit kemudian,” jelas Duul.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan melokalisir area terdampak untuk mencegah api merembet ke bangunan lain. Setelah beberapa menit melakukan pendinginan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tindakan cepat petugas dinilai berhasil mencegah kerusakan yang lebih parah di kawasan padat ruko tersebut.

Akibat kejadian ini, tujuh orang karyawan mengalami luka-luka. Empat korban, yakni Toni, Rizki, Arya, dan Rifal mengalami luka berat, sementara tiga lainnya, Dana, Monic, dan Melisa, menderita luka ringan. Seluruh korban segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Damkar mencatat, kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta. Luas area yang terbakar sekitar 4×4 meter dari total bangunan berukuran 12×8 meter. Bagian depan bangunan merupakan area parkir, sedangkan sisi kiri dan kanan yang merupakan ruko lain berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Setelah seluruh proses pendinginan selesai, unit pemadam kembali ke pos sekitar pukul 20.27 WIB. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan tabung gas LPG, terutama memastikan kondisi selang dan regulator dalam keadaan aman,” tutup Duul.

Komentar