Dinsos Pekanbaru Tangani 222 Anak Terlantar dan Gepeng, Serta 71 ODGJ

Pekanbaru, Sosial358 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru mencatat telah menangani 222 anak terlantar serta gelandangan dan pengemis (gepeng) hingga Agustus 2025. Selain itu, terdapat 71 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang turut dijangkau dalam penanganan sosial.

Kepala Dinsos Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, mengatakan pihaknya melakukan berbagai langkah untuk menekan persoalan sosial tersebut. Menurutnya, penanganan dilakukan melalui pembinaan, pendataan, serta pencarian keluarga bagi ODGJ.

“Dari 71 ODGJ yang kita tangani, sebanyak 49 orang sudah berhasil direunifikasi dengan keluarganya,” ujar Zulfahmi di Pekanbaru, Rabu (17/9/2025).

Untuk anak terlantar dan gepeng, Dinsos melakukan pembinaan di shelter sementara. Beberapa di antaranya dipulangkan ke daerah asal karena bukan warga Pekanbaru. “Banyak yang kita pulangkan karena memang berasal dari luar Pekanbaru,” ungkap Zulfahmi.

Ia menambahkan, maraknya anak terlantar dan gepeng di Pekanbaru sebagian besar dipengaruhi oleh masuknya warga dari daerah lain yang mencari penghidupan di kota tersebut. “Ya, banyak juga yang dari luar daerah,” tegasnya.

Dinsos Pekanbaru berkomitmen melanjutkan pembinaan, pendataan, serta upaya reunifikasi agar permasalahan sosial ini dapat dikendalikan dan tidak semakin meluas di tengah masyarakat.

Komentar