Bengkalis (Riaunews.com) – Keributan antara seorang penumpang sepeda motor dan petugas lapangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis terjadi di area antrean Pelabuhan Roro Bengkalis-Pakning, Minggu (28/6/2026) malam. Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya viral di media sosial.
Berdasarkan rekaman CCTV milik Dishub Bengkalis, keributan bermula ketika seorang pengendara sepeda motor diduga menerobos antrean dengan maju ke barisan depan dan mengarahkan pengendara lain untuk ikut bergerak. Petugas yang sedang mengatur arus kendaraan kemudian menegur pengendara tersebut agar kembali ke antrean sesuai aturan. Namun, teguran itu diduga tidak diindahkan hingga pengendara terlihat mendorong petugas, yang kemudian memicu adu mulut di lokasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiyansah, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kondisi pelabuhan saat itu memang dipadati penumpang akibat libur panjang sehingga antrean kendaraan cukup panjang.
“Penumpang sepeda motor tersebut mencoba mengatur antrean sendiri dan mendorong petugas. Awalnya pemuda berjaket putih mendorong petugas dan mencoba mengubah antrean yang sudah disusun oleh petugas di lapangan,” ujar Ardiyansah, Senin (29/6/2026).
Dishub Janji Evaluasi Pelayanan
Ardiyansah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pelayanan yang belum maksimal selama lonjakan penumpang. Ia memastikan seluruh sepeda motor tetap akan diberangkatkan setiap hari sehingga pengguna jasa tidak perlu khawatir meski terjadi antrean.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Erdilafitriyadi, mengimbau masyarakat mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran penyeberangan. Ia menjelaskan lintasan Roro Bengkalis-Pakning saat ini dilayani empat armada kapal untuk mengantisipasi tingginya mobilitas selama libur sekolah.
Menurutnya, insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Dishub Bengkalis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sistem pengaturan antrean, serta pengamanan di kawasan Pelabuhan Roro Bengkalis-Pakning saat terjadi lonjakan penumpang.







Komentar