Pekanbaru (Riaunews.com) – Informasi mengenai kematian sembilan gajah sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo ramai diperbincangkan di media sosial. Unggahan akun Instagram @forgajahrahman dengan judul “9 Pejantan Gajah Tewas Ditembak di Tesso Nilo” memicu kekhawatiran masyarakat terhadap nasib satwa dilindungi tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo Heru Sutmantoro menegaskan lokasi kematian gajah yang dimaksud tidak berada di kawasan taman nasional.
Menurut Heru, informasi yang beredar di media sosial berkaitan dengan kasus penemuan bangkai gajah tanpa kepala yang sempat menghebohkan pada Februari 2026 lalu.
“Kasus gajah mati tanpa kepala beberapa bulan lalu itu lokasinya berada di salah satu kawasan hutan HTI milik perusahaan. Kasusnya juga sudah diungkap oleh Polda Riau,” kata Heru, Jumat (8/5/2026).
Dalam pengungkapan kasus tersebut, aparat kepolisian telah menangkap 15 tersangka. Dari hasil penyidikan, kelompok itu diduga telah membunuh sembilan ekor gajah sumatera.
Bentang Ekosistem Tesso Nilo Capai 400 Ribu Hektare
Meski demikian, Heru menegaskan seluruh lokasi kematian gajah tersebut tidak berada di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
Ia menjelaskan bentang ekosistem Tesso Nilo memiliki cakupan wilayah sangat luas, mencapai sekitar 400 ribu hektare. Kawasan itu mencakup area hutan tanaman industri (HTI), perkebunan sawit dengan hak guna usaha (HGU), hingga kawasan taman nasional.
“Bentang ekosistem Tesso Nilo luasnya sekitar 400 ribu hektare. Di dalamnya ada kawasan HTI, ada juga HGU perkebunan sawit. Sedangkan kawasan Taman Nasional sendiri luasnya sekitar 81.739 hektare,” jelasnya.
Heru menambahkan populasi gajah di bentang alam Tesso Nilo memang menjadi salah satu yang terbesar di Provinsi Riau. Habitat gajah tersebar di dua kantong utama, yakni Tesso Utara dan Tesso Tenggara.
Namun, menurut dia, gajah-gajah tersebut tidak menetap hanya di kawasan taman nasional karena memiliki wilayah jelajah yang luas.
“Gajah itu berpindah-pindah dan tidak semuanya berada di kawasan Taman Nasional. Jadi, kami juga tidak bisa memastikan apakah gajah yang mati tersebut berasal dari dalam kawasan TNTN atau bukan,” ujarnya.







Komentar