SPMB Berbasis Domisili Diharapkan Perluas Akses Pendidikan di Pekanbaru

Pekanbaru, Pendidikan124 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya meningkatkan sistem pendidikan dengan menitikberatkan pada pemerataan akses bagi seluruh anak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui perubahan sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini menjadi berbasis domisili.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyatakan bahwa sistem domisili yang menggantikan pola zonasi diharapkan mampu memperluas akses pendidikan dan menjawab berbagai persoalan yang selama ini muncul.

“Dengan sistem domisili ini, kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan, sehingga angka putus sekolah dapat ditekan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Pemko Pekanbaru juga menerima berbagai masukan dari Forum Anak Kota Pekanbaru yang menyoroti pentingnya perhatian terhadap kelompok rentan, seperti anak penyandang disabilitas dan anak jalanan.

Menanggapi hal tersebut, Markarius menyebut pihaknya akan mempertimbangkan pemberian jalur afirmasi guna memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Ia menegaskan komitmen Pemko Pekanbaru untuk terus memperkuat kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, sehingga seluruh anak memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.

Komentar