Russell Terkejut Dengan Kecepatan McLaren di FP2 GP Jepang 2026

Motorsport169 Dilihat

Suzuka (Riaunews.com) – Pembalap Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, George Russell, mengaku terkejut dengan kecepatan McLaren pada sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Jepang 2026. Ia menilai Mercedes masih kompetitif, namun belum mampu menyamai laju pembalap McLaren, Oscar Piastri.

Russell datang ke Jepang sebagai pemuncak klasemen sementara Formula 1 musim ini, usai memenangi seri pembuka di Australia dan balapan Sprint di Shanghai, Tiongkok.

Dominan di FP1, Tertinggal di FP2

Mercedes sempat tampil dominan pada sesi pertama di Sirkuit Suzuka, Jumat (27/3/2026). Russell mencatat waktu tercepat, diikuti rekan setimnya, Kimi Antonelli di posisi kedua.

Namun, situasi berubah di FP2. Piastri tampil sebagai yang tercepat dengan keunggulan sekitar dua persepuluh detik atas Russell.

“McLaren sangat cepat, sejujurnya itu sedikit mengejutkan. Kami masih perlu peningkatan, jadi ada pekerjaan yang harus diselesaikan malam ini,” ujar Russell.

McLaren Bangkit Usai Hasil Buruk

McLaren sebelumnya mengalami akhir pekan sulit di Shanghai setelah kedua pembalapnya gagal start akibat masalah unit daya. Di Jepang, Lando Norris juga sempat mengalami kendala dugaan kebocoran hidrolik sehingga melewatkan sebagian sesi FP2, namun tetap finis setengah detik di belakang Piastri.

Russell menilai kecepatan McLaren kali ini kemungkinan mencerminkan performa sesungguhnya tim juara bertahan konstruktor tersebut. Meski begitu, ia masih menunggu hasil kualifikasi untuk melihat peta persaingan yang lebih jelas.

“Kami akan melihat saat kualifikasi. Manajemen energi belum optimal, jadi kami berharap lebih baik besok,” katanya.

Piastri: Masih Ada yang Harus Dibenahi

Sementara itu, Piastri menilai timnya menunjukkan perkembangan positif sepanjang hari latihan di Jepang, meski masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Secara keseluruhan ini hari yang cukup baik. Kami membuat kemajuan, terutama di sesi kedua, dan itu menggembirakan,” ujar pembalap asal Australia tersebut.

Ia menambahkan, persaingan di barisan depan tetap ketat, terutama dengan Mercedes yang dinilai masih sangat kuat, sehingga fokus tim saat ini adalah memaksimalkan performa untuk menghadapi kualifikasi.

Komentar