DPRD Bengkalis Apresiasi Digitalisasi Penyeberangan Roro, Antrean Lebaran Jadi Terurai

Bengkalis (Riaunews.com) – Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pengaribuan, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan Kasmarni yang dinilai berhasil mengurai antrean kendaraan roda empat di penyeberangan Roro pasca Idulfitri 1447 H.

Menurut Hendrik, perubahan signifikan ini merupakan dampak dari penerapan sistem digital melalui aplikasi Trips Bengkalis yang menggantikan metode manual. Inovasi tersebut dinilai mampu mengatasi persoalan klasik antrean panjang saat arus mudik dan balik Lebaran.

“Tidak ada lagi antrean panjang kendaraan hingga ke badan jalan. Ini menunjukkan pelayanan sudah jauh lebih baik,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Dinas Perhubungan Bengkalis di bawah kepemimpinan Ardiansyah yang dinilai berhasil menerapkan sistem digitalisasi secara efektif.

DPRD Siap Dukung Penguatan Layanan

Hendrik menegaskan, DPRD siap memberikan dukungan terhadap peningkatan layanan ke depan, termasuk dari sisi anggaran guna memperkuat infrastruktur dan sistem pelayanan penyeberangan.

Selain itu, ia juga membuka peluang untuk membahas kembali penyesuaian tarif penyeberangan Roro. Sebelumnya, DPRD menolak kenaikan tarif karena pelayanan dinilai belum optimal.

“Sekarang pelayanan sudah jauh lebih baik. Ini tentu akan kami kaji kembali bersama DPRD,” katanya.

Masyarakat Rasakan Dampak Positif

Penerapan e-ticketing sejak 10 Maret 2026 turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Antrean panjang yang biasanya terjadi saat momentum Lebaran kini tidak lagi terlihat.

“Sekarang lebih tertib. Datang sesuai jadwal, langsung masuk kapal,” ujar Astuti, salah seorang warga Bengkalis.

Pemerintah daerah berencana terus mengembangkan sistem digital ini melalui kerja sama dengan pihak ketiga serta penguatan regulasi, guna memastikan pelayanan penyeberangan semakin efisien dan berkelanjutan.

Komentar