Pekanbaru (Riaunews.com) – Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Riau menghadirkan layanan servis motor gratis bagi mitra ojek online (ojol) sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Markas Satbrimob Polda Riau, Rabu (18/3/2026), dengan melibatkan 10 mekanik dari bengkel lokal untuk melayani perawatan sepeda motor milik pengemudi ojol dari berbagai aplikasi.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, layanan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para pengemudi ojol yang memiliki peran penting dalam mobilitas dan perekonomian masyarakat.
“Ojol memiliki peran strategis dalam mobilitas masyarakat, mulai dari mengantar penumpang hingga distribusi makanan dan barang. Kendaraan menjadi faktor utama yang harus dipastikan dalam kondisi prima,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan yang diberikan meliputi servis kendaraan hingga penggantian oli secara gratis guna memastikan kendaraan tetap layak jalan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Dukung Keselamatan dan Kamtibmas
Herry menambahkan, program ini sementara dilaksanakan dalam satu hari karena keterbatasan tenaga mekanik menjelang libur Lebaran. Namun ke depan, layanan tersebut direncanakan menjadi program rutin setelah Ramadan.
“Insyaallah setelah Ramadan, layanan ini akan dibuka secara rutin setiap hari. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri dan komunitas ojol dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui program Ojol Kamtibmas Presisi.
Sementara itu, perwakilan Bappenas, Erwin, mengapresiasi langkah Polda Riau dalam menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik.
Ketua Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau, Ardianto Aritonang, mengaku program tersebut sangat membantu para pengemudi, terutama dalam mengurangi beban biaya perawatan kendaraan.
“Dengan adanya servis dan oli gratis ini, kami sangat terbantu. Apalagi ini menjelang Lebaran, kebutuhan meningkat,” ujarnya.
Saat ini, sekitar 4.200 pengemudi ojol di Pekanbaru tercatat tergabung dalam program Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau. Mereka berharap layanan serupa dapat terus berlanjut untuk mendukung keselamatan dan operasional di lapangan.







Komentar