Pengaspalan Rampung, Simpang MTQ Pekanbaru Belum Resmi Dibuka untuk Umum

Pekanbaru15 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Jalan di persimpangan sebidang Jalan Arifin Ahmad-Jalan Jenderal Sudirman atau Simpang MTQ Pekanbaru belum resmi dibuka untuk umum. Meski pengaspalan dua jalur di persimpangan tersebut telah rampung, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum jalan dioperasikan secara permanen.

Sejumlah kendaraan sempat terlihat melintas di jalur baru tersebut pada akhir pekan lalu. Namun, penggunaan jalan itu hanya bersifat sementara untuk mendukung pengalihan arus lalu lintas selama pengerjaan penanaman kabel utilitas milik PLN.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pembukaan sementara dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama pekerjaan utilitas berlangsung.

“Kita buka sementara karena jalur Jalan Arifin Achmad dari simpang Jalan Jenderal Sudirman itu penanaman kabel utilitas PLN,” kata Edward, Selasa (3/11/2026).

Masih Ada Pekerjaan Taman dan Fasilitas Pendukung

Edward menjelaskan, pekerjaan penanaman kabel PLN di bawah tanah mengharuskan adanya pengalihan arus kendaraan. Karena itu, jalur baru di Simpang MTQ dimanfaatkan sementara sebagai akses bagi pengendara.

Namun, ia menegaskan penggunaan jalan tersebut bukan berarti Simpang MTQ sudah resmi dibuka dan dapat dilintasi secara permanen.

“Maka kita buka jalan sementara untuk melintas, jadi bukan kita buka seterusnya,” terang pria yang akrab disapa Edu tersebut.

Ia menyebutkan, meski pengaspalan dua jalur jalan telah rampung, masih terdapat sejumlah pekerjaan fasilitas pendukung yang harus diselesaikan. Di antaranya pembangunan taman dan pulau jalan sebagai bagian dari penataan persimpangan baru tersebut.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru juga terus mempersiapkan operasional Simpang MTQ. Salah satunya dengan memasang empat unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi persimpangan.

Sekretaris Dishub Kota Pekanbaru, Sunarko, mengatakan pemasangan lampu PJU dilakukan di pulau jalan yang memisahkan dua jalur kendaraan.

“Kita sedang memasang PJU di lokasi. Pemasangan ini seiring rencana beroperasinya Simpang MTQ,” terang Sunarko.

Tiga APILL Disiapkan dengan Teknologi AI

Selain penerangan jalan, perangkat Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau lampu pengatur lalu lintas juga telah terpasang di persimpangan tersebut.

Dishub menyiapkan tiga unit APILL untuk mengatur pergerakan kendaraan dari berbagai arah. Ketiganya masing-masing mengatur arus kendaraan dari Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Jenderal Sudirman, dari pusat Kota Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, serta dari arah bandara menuju pusat kota.

Menariknya, sistem lampu lalu lintas di Simpang MTQ tersebut telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Teknologi ini memungkinkan pengaturan lampu lalu lintas menyesuaikan kondisi kendaraan di lapangan. Dengan sistem tersebut, pengaturan arus kendaraan diharapkan lebih optimal saat Simpang MTQ mulai beroperasi.