Imunisasi Kejar di Pekanbaru Jangkau 4.957 Bayi, Lampaui Target hingga 150 Persen

Kesehatan, Pekanbaru43 Dilihat

Pekanbaru (Riauneews.com) – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar 2026 di Kota Pekanbaru berhasil menjangkau 4.957 bayi. Capaian tersebut melampaui target pemerintah pusat sebanyak 3.314 bayi atau terealisasi hingga 150 persen.

Program yang berlangsung pada 1-31 Oktober 2026 itu menyasar bayi berusia 3 hingga 11 bulan yang belum pernah mendapatkan imunisasi dosis pertama vaksin DPT-HB-Hib-1.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan capaian tersebut menunjukkan upaya petugas kesehatan dalam menjangkau bayi yang belum mendapatkan imunisasi berjalan sesuai harapan.

“Alhamdulillah capaian kita sudah lampaui target. Dari target yang ditetapkan pusat sebanyak 3.314 itu, ternyata kita berhasil mendapatkan lebih,” kata Markarius, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, realisasi imunisasi kejar mencapai 150 persen dari target. Capaian ini menempatkan Pekanbaru pada posisi kedua tertinggi di antara kabupaten dan kota di Provinsi Riau dalam pelaksanaan intervensi zero dose, setelah Kabupaten Kampar.

Imunisasi Tidak Hanya Fokus pada DPT-HB-Hib

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Deddy Sambudi, menjelaskan pemberian imunisasi selama program tersebut tidak hanya berfokus pada vaksin DPT-HB-Hib dosis pertama.

Petugas kesehatan juga memberikan imunisasi MR dosis kedua, IPV dosis pertama, serta PCV dosis kedua kepada anak-anak sesuai sasaran dan kebutuhan imunisasinya.

Menurut Deddy, upaya menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi akan terus berlanjut meskipun pelaksanaan Bulan Imunisasi Kejar telah berakhir.

Petugas kesehatan akan melakukan penyisiran untuk menemukan anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh perlindungan melalui program imunisasi.

Orang Tua Diminta Lengkapi Imunisasi Anak

Deddy berharap semakin banyak anak mendapatkan perlindungan dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

“Kita berharap semakin banyak anak mendapatkan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau para orang tua agar proaktif membawa anak ke posyandu maupun puskesmas untuk melengkapi imunisasi sesuai jadwal.

Upaya tersebut penting untuk memastikan anak mendapatkan perlindungan kesehatan melalui pemberian imunisasi secara lengkap.

Komentar