Pekanbaru (Riaunews.com) – Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, menargetkan penerimaan retribusi dari pemanfaatan GOR Gelanggang Remaja, GOR Tribuana, dan Asrama Remaja mencapai Rp1 miliar pada tahun mendatang. Untuk mencapai target tersebut, ia meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau mengevaluasi pemanfaatan aset daerah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Edi mengatakan, penerimaan retribusi dari 17 aset strategis di lingkungan Dispora Riau selama ini baru mencapai sekitar Rp858 juta per tahun. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi potensi pendapatan yang belum tergarap secara maksimal.
“Kami minta Dispora Riau melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan aset. Langkah ini penting untuk mengoptimalkan retribusi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau,” ujar Edi, Rabu (28/10/2026).
Evaluasi Pemanfaatan Aset Dispora Riau
Edi menjelaskan, target Rp1 miliar tersebut difokuskan pada penerimaan retribusi dari tiga aset, yakni GOR Gelanggang Remaja, GOR Tribuana, dan Asrama Remaja. DPRD Riau berharap Dispora dapat mengelola dan memanfaatkan ketiga aset tersebut secara optimal sehingga memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.
Evaluasi juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperbaiki pola pemanfaatan aset, termasuk mengukur potensi penerimaan yang dapat diperoleh dari masing-masing fasilitas.
Retribusi Stadion Utama Dievaluasi Terpisah
Sementara itu, pemanfaatan Stadion Utama Riau akan menjalani evaluasi secara terpisah. Edi berharap stadion tersebut dapat memberikan kontribusi retribusi yang lebih besar dibandingkan target gabungan dari GOR Gelanggang Remaja, GOR Tribuana, dan Asrama Remaja.
Menurutnya, optimalisasi pemanfaatan aset milik daerah menjadi salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan PAD Riau. Karena itu, ia mendorong Dispora melakukan evaluasi agar potensi pendapatan dari seluruh aset yang dikelola dapat dimanfaatkan secara maksimal.







Komentar