Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah merampungkan perbaikan jalan rusak sepanjang 40 kilometer hingga akhir Oktober 2026. Pekerjaan tersebut tersebar di hampir seluruh dari 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.
Capaian ini menjadi bagian dari target Pemko Pekanbaru untuk memperbaiki jalan sepanjang 60 kilometer hingga akhir tahun. Pemerintah kota terus mempercepat pekerjaan agar seluruh target dapat terealisasi sesuai rencana.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, dari target perbaikan sepanjang 60 kilometer, sekitar 40 kilometer jalan telah selesai dikerjakan. Sementara itu, pekerjaan sepanjang 55 kilometer telah berkontrak.
“Target kita 60 kilometer sampai akhir tahun ini. Sekarang yang sudah selesai sekitar 40 kilometer, sedangkan pekerjaan sepanjang 55 kilometer sudah berkontrak. Mudah-mudahan sisanya bisa diselesaikan sesuai target,” kata Agung, Rabu (28/10/2026).
Agung Pantau Langsung Perbaikan Jalan
Agung optimistis Pemko Pekanbaru dapat menyelesaikan perbaikan jalan sesuai target. Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, ia berencana meninjau sejumlah ruas jalan menggunakan sepeda motor.
Peninjauan tersebut bertujuan agar Agung dapat melihat langsung kondisi jalan sekaligus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan.
Menurutnya, percepatan perbaikan jalan merupakan bagian dari upaya Pemko Pekanbaru meningkatkan kualitas infrastruktur dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan capaian sekitar 40 kilometer hingga akhir Oktober, Pemko Pekanbaru masih perlu menuntaskan sekitar 20 kilometer jalan untuk mencapai target perbaikan sepanjang 60 kilometer pada akhir tahun.
Pemko Buka Peluang Dukungan Swasta
Dalam mendukung pembangunan infrastruktur, Pemko Pekanbaru tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah kota juga membuka peluang bagi perusahaan dan badan usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Agung mengatakan, dukungan sektor swasta berpotensi mempercepat pembangunan kota selama pelaksanaannya mengikuti ketentuan yang berlaku.
Ia berharap perusahaan yang berkantor di Pekanbaru, termasuk perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di daerah lain, dapat turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Pekanbaru.
“Pekanbaru tidak bisa dibangun oleh pemko saja. Kami juga membutuhkan dukungan perusahaan dan badan usaha yang ada di sini. Banyak yang ingin berkontribusi dan tentu menjadi peluang untuk bersama-sama membangun Pekanbaru,” pungkasnya.







Komentar