Rokan Hulu (Riaunews.com) – Dugaan praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis biosolar mencuat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. Praktik tersebut diduga berlangsung di kawasan Kumu Deli, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, dan disebut melibatkan sejumlah kendaraan yang rutin mengisi solar subsidi di salah satu SPBU.
Informasi yang dihimpun Riauaktual.com, lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan solar berada tidak jauh dari SPBU dan mengarah ke kawasan Trans SKPC. Lokasi tersebut disebut berada cukup tersembunyi karena masuk ke area perkebunan.
Seorang warga setempat, Deri, mengatakan aktivitas di lokasi tersebut sulit terlihat dari jalan utama karena letaknya cukup jauh dan tertutup.
“Lokasinya di Kumu Deli, Desa Rambah. Arah masuk ke Trans SKPC. Lokasinya agak ke dalam, sedikit masuk ke perkebunan. Lokasinya juga tertutup,” kata Deri, Kamis (24/9/2026).
Menurut Deri, dugaan tersebut semakin menguat karena sejumlah truk kosong kerap terlihat keluar masuk kawasan setelah mengisi BBM di SPBU yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi.
“Di SPBU itu saya lihat sangat jarang ada truk bermuatan yang mengantre. Cuma truk-truk kosong saja. Bahkan truk yang biasa mengangkut sawit juga jarang terlihat,” ungkapnya.
Warga Akui Pernah Bawa Solar ke Lokasi
Dugaan penyelewengan tersebut juga diperkuat oleh pengakuan warga lain yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Warga tersebut mengaku pernah membawa solar ke lokasi yang disebut sebagai tempat penampungan ketika kendaraan yang biasa digunakannya sedang tidak beroperasi.
“Pernah sekali ikut antre, waktu kebetulan mobil lagi tidak beroperasi. Saya bongkar (solar) di sana. Tapi cuma sekali, karena saya takut kena, jadi gak pernah lagi,” ujarnya.
Ia juga membenarkan adanya sejumlah truk yang disebut menyuplai solar subsidi ke lokasi tersebut. Menurutnya, aktivitas itu tidak dilakukan oleh satu kendaraan saja.
“Kalau tidak salah ada puluhan armadanya,” katanya.
Warga tersebut juga mengaku pernah mendengar klaim bahwa aktivitas di lokasi itu aman dari penindakan. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, lokasi tersebut disebut mendapat “bekingan” dari oknum aparat.
Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat tersebut masih sebatas pengakuan warga dan belum terkonfirmasi secara independen.
“Waktu itu kata bosnya aman, gak bakal kena. Tapi tetap saja saya merasa takut, jadi tidak mau lagi,” ujarnya.
Polisi Dalami Dugaan Penimbunan Solar
Riauaktual.com belum memperoleh konfirmasi dari pihak yang disebut sebagai pengelola lokasi maupun pihak yang dituding memiliki keterkaitan dengan aktivitas tersebut.
Kapolsek Rambah Hilir Ipda Joni mengatakan pihaknya telah mengetahui informasi mengenai dugaan penimbunan solar subsidi tersebut dan akan melakukan pendalaman.
“Sedang kami dalami. Ini jadi PR untuk kami,” ujar Joni.
Polisi selanjutnya dapat menelusuri pola pembelian BBM subsidi di SPBU, kendaraan yang digunakan, hingga dugaan lokasi penampungan untuk memastikan ada atau tidaknya penyalahgunaan.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap informasi dugaan penyelewengan solar subsidi di kawasan Kumu Deli tersebut.
