Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan kondisi udara kabur hingga berawan dan cerah berawan mendominasi wilayah Provinsi Riau pada Selasa (15/9/2026). Kondisi tersebut berpotensi menurunkan jarak pandang dan kualitas udara akibat asap.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira M., mengatakan kondisi udara kabur berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari. BMKG juga tidak memprakirakan adanya hujan di wilayah Riau pada hari ini.
“Pagi hingga siang hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga berawan. Sementara itu, sore hingga malam hari, udara kabur hingga cerah berawan,” ujar Yudhistira.
Udara Kabur Berpotensi Sepanjang Hari
Menurut Yudhistira, kondisi udara kabur perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi jarak pandang dan kualitas udara. Kondisi tersebut diprakirakan kembali terjadi pada dini hari dengan kondisi udara kabur hingga berawan.
BMKG Pekanbaru memprakirakan suhu udara di Riau berada pada kisaran 23–34 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara berkisar 45–99 persen.
Gelombang Laut Masuk Kategori Rendah
Angin diprakirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam. Kondisi angin tersebut menjadi bagian dari dinamika cuaca Riau sepanjang hari.
Sementara itu, tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter. BMKG memasukkan kondisi gelombang tersebut dalam kategori rendah.
