123 Hotspot Terdeteksi di Riau, Inhu Sumbang 100 Titik

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 123 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data BMKG Pekanbaru, Jumat (11/9/2026). Sebagian besar titik panas tersebut berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang mencapai 100 titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, mengatakan ratusan hotspot tersebut tersebar di enam kabupaten di Riau.

“Riau terdeteksi 123 titik panas, dengan sebaran di Kabupaten Bengkalis 5 titik, Kepulauan Meranti 6 titik, Kampar 1 titik, Pelalawan 2 titik, Indragiri Hilir 9 titik dan Indragiri Hulu 100 titik,” kata Gita.

Inhu Dominasi Hotspot Riau

Berdasarkan sebaran tersebut, Inhu menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau. Jumlahnya mencapai 100 titik atau sebagian besar dari total hotspot yang terdeteksi di provinsi tersebut.

Selain Riau, BMKG juga mendeteksi hotspot di sejumlah provinsi lain di Sumatera. Total titik panas di Pulau Sumatera mencapai 1.490 titik.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak, yakni 886 titik. Selanjutnya Bangka Belitung 211 titik, Lampung 131 titik dan Jambi 97 titik.

Kemudian Kepulauan Riau terdeteksi 27 titik, Sumatera Utara 9 titik, Sumatera Barat 4 titik dan Bengkulu 2 titik.

Waspada Potensi Karhutla

Dengan masih terdeteksinya 123 hotspot, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau perlu terus ditingkatkan, terutama di wilayah Inhu yang menyumbang jumlah titik panas terbanyak.

Di sisi lain, BMKG Pekanbaru memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Riau pada Jumat. Kondisi tersebut dapat membantu meningkatkan kelembapan lahan dan menekan potensi meluasnya kebakaran.

Meski demikian, kondisi di lapangan tetap perlu dipantau karena keberadaan hotspot dapat berubah seiring perkembangan cuaca dan kondisi lahan.