PEKANBARU (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menangani kondisi Jalan Embun Pagi di Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, yang sekitar 15 tahun tidak tersentuh pengaspalan. Selain persoalan jalan, kawasan tersebut juga menghadapi banjir yang semakin parah dalam tiga tahun terakhir.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan hal itu saat meninjau pembangunan drainase di Jalan Embun Pagi, Selasa (1/9/2026). Berdasarkan informasi dari Ketua RW setempat, ruas jalan tersebut tidak pernah mendapatkan pengaspalan selama sekitar 15 tahun.
“Menurut Ketua RW setempat, Jalan Embun Pagi ini tidak pernah diaspal, sudah 15 tahun. Tetapi kalau banjir parahnya, tiga tahun ke belakang,” kata Agung.
Pemko Bangun Drainase
Untuk mengatasi persoalan banjir, Pemko Pekanbaru saat ini membangun drainase di kawasan tersebut. Pembangunan saluran air itu ditujukan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi genangan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.
Agung mengatakan genangan masih terlihat karena pembangunan drainase belum sepenuhnya rampung. Pemko juga akan meningkatkan elevasi badan Jalan Embun Pagi agar posisinya lebih tinggi dibandingkan drainase sehingga air dapat mengalir menuju saluran pembuangan.
“Drainase ini kami bangun. Meskipun air masih meluap sampai ke jalan, memang jalannya belum selesai dibangun,” jelas Agung.
Jalan Akan Ditinggikan dan Diterangi
Konsep serupa akan diterapkan Pemko Pekanbaru di Jalan Bangun Sakti yang berada di sebelah Universitas Riau (UNRI). Ruas jalan tersebut tidak hanya akan diaspal, tetapi juga ditingkatkan elevasinya agar memenuhi standar pembangunan infrastruktur.
“Jadi, Bangun Sakti itu ke depannya kami aspal dan menaikkan elevasi badan jalan. Memang elevasinya dinaikkan karena standarnya seperti itu,” ucap Agung.
Selain pembangunan jalan dan drainase, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan pemasangan lampu penerangan di Jalan Embun Pagi. Ruas tersebut menjadi salah satu akses yang terhubung langsung dengan Jalan Imam Munandar atau Jalan Harapan Raya sehingga penerangan diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Agung meminta warga ikut menjaga drainase yang telah dibangun agar tidak tersumbat sampah. Menurutnya, pembangunan saluran air tidak akan maksimal jika masyarakat tidak ikut merawatnya.
“Jadi, nanti drainase ini tolong dijaga. Lampu jalan juga akan kami pasang. Ini akses langsung ke Jalan Imam Munandar,” pungkasnya.
