DPRD Pekanbaru Soroti Minimnya PJU, Dishub Diminta Segera Realisasikan Anggaran

Pekanbaru23 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – DPRD Kota Pekanbaru menyoroti minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan, terutama kawasan Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Sembilang, Jalan Paus, hingga Simpang Bingung, Kecamatan Rumbai. Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru diminta segera merealisasikan pemasangan lampu jalan yang telah dianggarkan dalam APBD 2026.

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Zulkardi mengatakan pengadaan dan pemasangan PJU di sejumlah titik tersebut telah mendapat alokasi anggaran. Menurutnya, penerangan jalan penting untuk mendukung keselamatan masyarakat, terutama pada malam hari.

“Salah satu ruas yang menjadi perhatian yakni kawasan Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Sembikang, Jalan Paus hingga kawasan SMK 5 dan Simpang Bingung,” kata Zulkardi, Rabu (2/9/2026).

Anggaran PJU Sudah Disiapkan

Zulkardi menyebut pemerintah telah mengalokasikan sekitar Rp1 miliar dari APBD 2026 untuk pengadaan dan pemasangan tiang lampu di ruas Jalan Sudirman menuju Jalan Sembilang dan Jalan Paus. Selain itu, anggaran perlengkapan listrik untuk mendukung penerangan jalan mencapai sekitar Rp2,3 miliar.

Ia mengatakan kondisi sejumlah ruas yang masih gelap juga berpotensi meningkatkan risiko kriminalitas. Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru telah menyurati Dishub agar pemasangan PJU segera direalisasikan.

“Sering terjadi pembegalan di wilayah-wilayah Sudirman menuju Jalan Sembilang, Jalan Paus dan Simpang Bingung. Oleh karena itu sudah dianggarkan untuk Jalan Sembilang ini pengadaan dan pemasangan tiang lampu,” jelasnya.

Soroti Jalan Yos Sudarso

Selain kawasan tersebut, Zulkardi menyoroti ruas Jalan Yos Sudarso menuju Stadion Kaharuddin Nasution hingga Simpang Bingung. Pengadaan dan pemasangan tiang lampu di ruas tersebut telah dianggarkan sekitar Rp700 juta melalui APBD 2026.

Namun, hingga kini pemasangan tiang lampu di kawasan tersebut disebut belum terlihat. Zulkardi meminta Dishub segera menjalankan pekerjaan karena anggaran telah tersedia.

“Kalau dari Jalan Yos Sudarso, stadion sampai ke Simpang Bingung itu Rp700 juta. Itu anggaran kita tahun 2026. Sampai sekarang tidak ada pemasangan tiang,” katanya.

Zulkardi menegaskan DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap realisasi program yang telah dianggarkan. Ia meminta Dishub segera melaksanakan pekerjaan tersebut agar anggaran yang telah disediakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita minta Dinas Perhubungan, karena sudah ada anggarannya, segera dikerjakan, karena pelaksanaannya itu kan Dinas Perhubungan. Kita hanya sebagai fungsi pengawasan,” katanya.