Hotspot Riau Terdeteksi 67 Titik, Pelalawan Masih Tertinggi

Pekanbaru (Riaunews.com) – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau mengalami penurunan. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, tercatat 67 hotspot di Riau pada Kamis (20/8/2026). Jumlah tersebut turun 20 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 87 hotspot.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy S, mengatakan hotspot masih terkonsentrasi di sejumlah wilayah. Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau.

“Pelalawan terpantau memiliki 50 hotspot. Kemudian Kabupaten Indragiri Hulu sembilan titik, Indragiri Hilir enam titik, serta Rokan Hulu dan Rokan Hilir masing-masing satu titik,” ujar Putri.

Dengan 50 titik, Pelalawan menyumbang sebagian besar hotspot yang terdeteksi di Riau. Sementara itu, secara keseluruhan jumlah hotspot di wilayah Sumatera mencapai 863 titik.

Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 271 titik. Selanjutnya Bangka Belitung 183 titik, Jambi 118 titik, Aceh 107 titik, Lampung 84 titik, Riau 67 titik, Bengkulu 13 titik, Kepulauan Riau delapan titik, Sumatera Utara tujuh titik, dan Sumatera Barat lima titik.

Penurunan hotspot di Riau menjadi perkembangan positif dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, tingginya konsentrasi hotspot di Pelalawan tetap perlu mendapat perhatian. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran.