376 Kasus ISPA Tercatat di Pekanbaru Selama Agustus 2026

Kesehatan, Pekanbaru17 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat 376 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejak awal Agustus 2026. Kasus tersebut mendapat penanganan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Pekanbaru.

Sekretaris Dinkes Kota Pekanbaru Dedy Sambudi mengatakan mayoritas kasus yang tercatat merupakan ISPA nonpneumonia. Dari total 376 kasus, sebanyak 367 kasus masuk kategori ISPA nonpneumonia, sedangkan sembilan kasus lainnya merupakan pneumonia.

“Dari 376 kasus, sebanyak 367 merupakan ISPA nonpneumonia, sedangkan sembilan kasus lainnya masuk kategori pneumonia,” kata Dedy.

Menurutnya, ISPA nonpneumonia umumnya ditandai dengan sejumlah keluhan, seperti batuk, pilek, dan radang tenggorokan. Masyarakat diminta tetap memperhatikan kondisi kesehatan apabila mengalami gejala tersebut.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Juli 2026, fasilitas pelayanan kesehatan di Pekanbaru menangani 5.325 kasus ISPA. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.305 kasus merupakan ISPA nonpneumonia dan 20 kasus lainnya merupakan pneumonia.

Warga Diminta Waspadai Dampak Kabut Asap

Dedy mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan, terutama di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan polutan.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turut mengingatkan masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk masalah pada saluran pernapasan.

Komentar