Pekanbaru (Riaunews.com) – Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas terdekat. Program tersebut dapat membantu masyarakat mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini.
Markarius mengatakan masyarakat tidak perlu menunggu kondisi kesehatan memburuk untuk memeriksakan diri. Melalui CKG, warga dapat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus berkonsultasi dengan dokter mengenai potensi penyakit.
“Jadi pemeriksaan kesehatan gratis ini bisa menjadi deteksi dini penyakit. Jangan sampai tunggu parah dulu, lebih baik deteksi dini dengan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Markarius, Selasa (18/8/2026).
Pemeriksaan CKG Tak Sekadar Cek Tekanan Darah
Menurut Markarius, layanan CKG menyediakan sejumlah pemeriksaan kesehatan yang memungkinkan warga mengetahui kondisi tubuh secara lebih menyeluruh. Pemeriksaan tersebut tidak hanya mencakup tekanan darah, tetapi juga kesehatan gigi, mata, kadar gula darah hingga asam urat.
“Warga yang CKG langsung di puskesmas ada juga pemeriksaan terhadap gigi, mata, gula dan asam urat. Apabila ada diagnosa awal, tentu kita menjaga pola keseharian dan mengatur pola makan kita,” jelasnya.
Ia menilai deteksi dini dapat membantu masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit. Karena itu, Markarius mendorong warga rutin memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Target CKG Capai 46 Persen
Markarius juga mendorong Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program CKG agar cakupan penerima manfaat terus meningkat.
Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sekitar 250 ribu warga telah mengakses layanan CKG. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 24 persen dari total penduduk Kota Pekanbaru.
Untuk memperluas jangkauan, Dinas Kesehatan juga menyasar kantor pemerintahan, sekolah, dan kampus. Pemerintah menargetkan cakupan layanan CKG mencapai 46 persen warga Kota Pekanbaru hingga Desember 2026.
