Kampar (Riaunews.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Kampar Kiri bergerak cepat memberikan bantuan pascakebakaran Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (10/8/2026) malam.
Dipimpin Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar, personel menyalurkan bantuan sosial sekaligus bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran pada Selasa (11/8/2026).
Rusyandi tiba di lokasi dan disambut Pimpinan Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu Buya Junaidi bersama para santri dan santriwati. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok untuk membantu para penghuni pondok pesantren.
“Bantuan yang kami serahkan berupa 17 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram, 20 papan telur ayam, 10 bungkus mi instan, 30 kotak teh, 10 kilogram gula pasir, serta dua kardus minyak goreng Minyakita,” ujar Rusyandi.
221 Santri Kehilangan Kamar
Selain menyerahkan bantuan, personel Polsek Kampar Kiri berkoordinasi dengan pihak pondok untuk mengetahui kondisi para santri pascakebakaran. Berdasarkan data kepolisian, Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu memiliki 443 santri dan 343 santriwati atau total 786 penghuni.
Asrama yang terbakar merupakan asrama santri laki-laki. Bangunan tersebut memiliki 290 kamar dengan ukuran sekitar 2 x 2 meter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 221 kamar tercatat dihuni santri.
Usai menyerahkan bantuan dan berkoordinasi dengan pengelola pondok, personel Polsek Kampar Kiri bersama para santri dan santriwati bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Api Padam Setelah Empat Jam
Kebakaran terjadi di kompleks Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB. Api pertama kali diketahui dua santri, Furqon (14) dan Wahid (14), saat melintas di sekitar asrama.
Kobaran api dengan cepat menjalar karena bangunan asrama terbuat dari kayu dan terdiri atas bangunan-bangunan terpisah. Sebanyak 290 kamar asrama terbakar dalam kejadian tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari perusahaan sekitar dan dinas terkait kemudian membantu proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.10 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, para santri diketahui sedang melaksanakan salat Isya di masjid.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Kampar Kiri. Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp3 miliar.
