Kampar (Riaunews.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mengambil langkah konkret untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memfasilitasi masyarakat membuka lahan tanpa membakar. Pemkab mengerahkan alat berat untuk membantu proses pembersihan dan penyiapan lahan milik warga.
Fasilitasi tersebut dilakukan Bupati Kampar Ahmad Yuzar di Kecamatan Bangkinang, Senin (21/9/2026). Alat berat digunakan untuk membantu masyarakat menyiapkan lahan tanpa menggunakan metode pembakaran yang berpotensi memicu karhutla.
Langkah tersebut sejalan dengan surat edaran tentang pencegahan karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat serta Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tanggal 22 Agustus 2026 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, termasuk larangan membuka lahan dengan cara membakar saat risiko karhutla meningkat.
“Kita ingin masyarakat tetap bisa membuka dan mengelola lahan, tetapi dilakukan dengan cara yang aman dan tidak membakar. Pemerintah hadir memberikan solusi dengan memfasilitasi alat berat sehingga pembukaan lahan dapat dilakukan tanpa menimbulkan asap dan kebakaran,” ujar Ahmad Yuzar.
Alat Berat Jadi Solusi Pembukaan Lahan
Ahmad Yuzar mengatakan pencegahan karhutla tidak cukup hanya melalui imbauan dan larangan. Pemerintah juga perlu memberikan solusi kepada masyarakat yang membutuhkan lahan untuk dikelola.
Menurutnya, fasilitas alat berat memungkinkan masyarakat membersihkan dan menyiapkan lahan tanpa menggunakan api. Dengan demikian, risiko munculnya asap dan kebakaran akibat pembukaan lahan dapat ditekan.
“Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui imbauan dan larangan, tetapi juga harus disertai dengan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan lahan untuk dikelola,” ujarnya.
Kebijakan tersebut sekaligus diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pembukaan lahan tidak harus dilakukan dengan cara membakar.
Pemkab Kampar Ajak Warga Jaga Lingkungan
Pemkab Kampar mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan.
Ahmad Yuzar berharap dukungan fasilitas pemerintah dan partisipasi masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla di Kabupaten Kampar.
“Pemerintah berharap dukungan fasilitas serta partisipasi masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Kampar. Buka lahan tanpa membakar menjadi salah satu upaya menjaga Kampar tetap aman, sehat, dan lestari,” tutupnya.
