Distankan Pekanbaru Gelar Vaksinasi Rabies Gratis hingga Akhir September

Kesehatan, Pekanbaru13 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru kembali menggelar program vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan mulai awal Agustus hingga 30 September 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan perlindungan hewan sekaligus mencegah penularan rabies kepada masyarakat.

Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Maisisco, mengatakan layanan vaksinasi gratis hanya dibuka setiap Selasa dan Rabu di tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), yakni Puskeswan Tenayan di Jalan Pesantren, Kelurahan Pebatuan, Puskeswan Rumbai di Jalan Limbungan, Kelurahan Limbungan, serta Puskeswan Tampan yang berada di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Pekanbaru di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Sialang Munggu. “Kami mengajak warga untuk membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan vaksin rabies gratis,” kata Maisisco, Jumat (31/7/2026).

Layani Berbagai Jenis Hewan Peliharaan

Maisisco menjelaskan, program tersebut melayani vaksinasi untuk berbagai jenis hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, kera atau monyet, serta musang. Menurutnya, vaksin rabies yang diberikan aman bagi hewan dan menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit rabies.

Ia menegaskan manfaat vaksinasi tidak hanya dirasakan oleh hewan peliharaan, tetapi juga memberikan perlindungan kepada pemilik dan masyarakat di sekitarnya. “Bukan hanya melindungi hewan peliharaan saja, namun melindungi pemilik dan orang di sekitarnya,” ujarnya.

Distankan Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat memanfaatkan program vaksinasi rabies gratis tersebut dengan membawa hewan peliharaan ke puskeswan sesuai jadwal layanan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan hewan sekaligus menekan risiko penularan rabies di Kota Pekanbaru.

Program vaksinasi akan berlangsung hingga 30 September 2026. Pemerintah berharap partisipasi masyarakat terus meningkat agar cakupan vaksinasi rabies di Pekanbaru semakin luas dan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dapat semakin optimal.

Komentar