Sampah Menumpuk dan Membusuk, Warga Keluhkan Kebersihan Pusat Kota Siak

Lingkungan, Siak17 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Tumpukan sampah yang membusuk di sejumlah titik pusat Kota Siak dikeluhkan warga dan wisatawan. Selain menimbulkan bau menyengat, kondisi tersebut juga dipenuhi lalat hijau dan belatung sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama saat akhir pekan dan libur panjang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (6/6/2026), sampah terlihat menggunung di beberapa lokasi strategis, di antaranya Jalan Sutomo, Jalan Raja Kecik, kawasan Lapangan Siak Bermadah, hingga sekitar Istana Asserayah Hasyimiyah. Bau tidak sedap yang menyebar membuat sejumlah warga dan pengunjung terpaksa menutup hidung saat melintas.

Salah seorang warga Siak, Hendri, mengaku kecewa karena sampah yang telah meluap dari tempat penampungan belum segera diangkut. Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi mengingat masyarakat rutin membayar retribusi kebersihan setiap bulan.

“Entah ke mana orang DLH ini. Sampah sudah membludak keluar dari penampungan. Lewat pun terpaksa tutup hidung, kadang mau buang sampah jadi mual dibuatnya,” ujarnya.

Hendri menilai pelayanan kebersihan perlu ditingkatkan karena lokasi yang terdampak merupakan kawasan pusat kota yang banyak dikunjungi wisatawan. Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak lebih aktif memantau kondisi di lapangan, terutama saat hari libur.

Keluhan serupa disampaikan Amir, wisatawan asal Pekanbaru yang sedang berkunjung bersama keluarganya ke kawasan Lapangan Siak Bermadah. Ia mengaku aroma sampah yang menyengat mengurangi kenyamanan saat berwisata sehingga memilih berpindah ke lokasi lain.

Berdasarkan pantauan, mobil pengangkut sampah baru terlihat melakukan pengangkutan sekitar pukul 16.30 WIB. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, Amin Soimin, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirim sejak pukul 14.47 WIB belum mendapat balasan.

Komentar