Polisi Kantongi Calon Tersangka Kasus Sopir Truk Tewas Terikat di Pekanbaru

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dua pekan berlalu sejak penemuan jasad sopir truk asal Jakarta Utara, HS (54), di dalam kabin truk Hino hijau bernomor polisi B 9080 UXQ di wilayah Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Minggu (3/5/2026). Saat ditemukan, tubuh korban berada di bagian belakang jok sopir dengan kondisi tangan terikat, wajah dilakban, serta tubuh ditutupi koran.

Penemuan mayat bermula dari kecurigaan pengurus kendaraan, Willy Tikaso, yang memantau pergerakan truk melalui GPS. Ia merasa curiga karena kendaraan berhenti terlalu lama di satu titik lokasi.

Setelah dilakukan pengecekan bersama pihak kepolisian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kabin truk.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, mulai dari warga sekitar hingga pekerja bengkel di dekat lokasi penemuan.

Hasil Autopsi: Korban Diduga Kehabisan Oksigen

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah, mengatakan hasil autopsi menunjukkan korban diduga meninggal akibat kehabisan oksigen karena wajah tertutup lakban dalam kondisi tubuh terikat.

“Kami masih dalam lidik, tim sedang bekerja,” ujar Anggi saat dikonfirmasi.

Ia juga memastikan perkembangan penyelidikan sudah mengarah kepada calon tersangka dalam kasus tersebut.

“InsyaAllah dalam waktu dekat segera kita rilis, kalau tersangkanya sudah kita pegang,” tambahnya.