DPRD Riau Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Unri, Minta Kampus Bertindak Tegas

Pekanbaru (Riaunews.com) – Anggota Komisi V DPRD Riau, Adrias, mengecam keras dugaan kasus pelecehan seksual terhadap puluhan mahasiswi di Universitas Riau. Kasus ini menjadi sorotan karena pelaku diduga merupakan oknum dokter di klinik kampus tersebut.

Adrias menegaskan, kampus seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi mahasiswa, bukan justru menjadi tempat terjadinya tindak kekerasan seksual.

“Kampus itu harusnya tempat menuntut ilmu. Jangan sampai justru menjadi tempat yang menimbulkan rasa takut bagi mahasiswi,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Minta Evaluasi dan Tindakan Tegas

Politisi PKB itu meminta pihak kampus segera mengambil langkah tegas terhadap terduga pelaku, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan di lingkungan kampus.

Menurutnya, kasus serupa tidak boleh terus berulang dan harus menjadi peringatan bagi seluruh perguruan tinggi untuk memperkuat perlindungan terhadap mahasiswa dari kekerasan seksual.

Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak tegas sesuai aturan agar memberikan efek jera.

Dorong Korban Berani Melapor

Adrias turut mengajak para mahasiswi untuk berani melapor jika mengalami atau mengetahui tindakan pelecehan seksual. Ia menilai keberanian korban untuk bersuara sangat penting dalam memutus rantai kejahatan.

“Sebagai perempuan kita harus berani melawan ketika ditindas, apalagi menyangkut kehormatan. Laporkan kepada penegak hukum,” tegasnya.

Selain itu, DPRD Riau disebut akan membahas persoalan ini guna merumuskan langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus.