Pekanbaru (Riaunews.com) – Ratusan massa aksi yang menolak relokasi dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) masih bertahan di Kantor Gubernur Riau hingga hari ketiga, Rabu (15/4/2026), meski sempat diguyur hujan.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) itu tetap mendirikan tenda di Jalan Cut Nyak Dien sejak Senin (13/4/2026). Aksi ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa yang dilakukan sebelumnya, setelah tidak menemukan titik terang usai audiensi dengan Plt Gubernur Riau dan Forkopimda.
Pantauan di lokasi, aktivitas massa aksi tetap berlangsung seperti hari sebelumnya. Sejak pagi, mereka terlihat beraktivitas di sekitar tenda, termasuk sarapan bersama menggunakan logistik yang disiapkan secara mandiri maupun membeli dari pedagang keliling yang turut berjualan di sekitar lokasi.
Bertahan hingga Tuntutan Dipenuhi
Koordinator aksi, Wandri Saputra Simbolon, kembali memberikan semangat kepada peserta aksi agar tetap bertahan memperjuangkan tuntutan mereka.
“Masih semangat, masih semangat,” teriak Wandri yang disambut antusias oleh massa.
Ia menegaskan, massa aksi akan terus bertahan di lokasi hingga pemerintah memberikan kejelasan atas tuntutan yang disampaikan.
“Kami akan bertahan sampai tuntutan masyarakat dipenuhi dan ada kejelasan dari pemerintah,” ujarnya.
Seperti diketahui, aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap rencana relokasi warga dari kawasan TNTN. Hingga kini, massa masih menunggu respons konkret dari pemerintah terkait tuntutan tersebut.
