Pemprov Riau Gempur Karhutla, Helikopter BNPB Lakukan 545 Kali Pengeboman Air

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau terus menggencarkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan operasi udara secara intensif. Salah satu langkah utama dilakukan melalui water bombing oleh helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Kepala BPBD dan Damkar Riau melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, mengatakan helikopter water bombing BNPB telah melakukan 11 sortie dengan total 545 kali pengeboman air ke titik-titik api.

“Total air yang dijatuhkan mencapai sekitar 2,45 juta liter untuk membantu memadamkan kebakaran di sejumlah wilayah,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Operasi Udara Diperkuat

Selain water bombing, operasi udara juga didukung dua helikopter patroli, masing-masing milik BNPB dengan 18 sortie dan Kementerian Kehutanan dengan 6 sortie. Upaya ini dilakukan untuk memantau sekaligus mempercepat penanganan di lokasi yang sulit dijangkau tim darat.

Pemprov Riau juga mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan pesawat BNPB yang telah melakukan empat sortie dengan penyemaian 4.000 kilogram NaCl.

Titik Api Masih Tersebar

Tercatat sebanyak 21 titik api masih terdeteksi di sejumlah daerah di Riau. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan titik terbanyak, disusul Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai.

Sebagian titik api masih aktif dengan asap tebal, sementara lainnya dalam tahap pendinginan. Petugas gabungan terus melakukan pemadaman darat dan udara guna mencegah kebakaran meluas.

“Penanganan terus dilakukan secara terpadu untuk memastikan api dapat segera dipadamkan,” tambah Jim.