Abdul Wahid Bantah Tuduhan KPK, Tegaskan Tak Pernah Minta atau Terima Uang

Pekanbaru (Riaunews.com) – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, menegaskan dirinya tidak pernah meminta, mengancam, apalagi menerima uang dari pihak mana pun terkait perkara dugaan korupsi yang menjeratnya.

Pernyataan tersebut disampaikan usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (30/3/2026), dengan agenda pembacaan nota perlawanan (eksepsi).

Sebut Pergeseran Anggaran Sesuai Aturan

Dalam keterangannya kepada wartawan, Abdul Wahid menjelaskan bahwa pergeseran anggaran dalam APBD Provinsi Riau merupakan hal yang lazim dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja serta Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, proses tersebut juga melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Tidak ada pelanggaran hukum. Pergeseran anggaran sudah dilakukan sebelumnya dan merupakan mekanisme yang biasa,” ujarnya.

Bantah Tuduhan Ancaman

Abdul Wahid juga membantah isi dakwaan yang menyebut adanya pengumpulan telepon genggam saat rapat di kediamannya. Ia menegaskan rapat tersebut berjalan seperti biasa tanpa tindakan yang melanggar.

Terkait pernyataannya soal “matahari satu”, ia menjelaskan hal itu hanya penegasan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus bekerja bersama dalam pembangunan daerah, bukan bentuk ancaman.

“Tidak ada saya mengancam siapa pun, apalagi meminta uang,” tegasnya.

Minta Doa Masyarakat

Ia juga menyinggung soal evaluasi di tingkat OPD yang menurutnya merupakan kewenangan kepala dinas, bukan gubernur. Menurutnya, ketakutan sejumlah pihak terhadap evaluasi justru menimbulkan persepsi yang keliru.

Abdul Wahid menilai tuduhan yang dialamatkan kepadanya sebagai fitnah. Meski demikian, ia menyatakan siap menghadapi proses hukum yang berjalan.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau serta meminta doa agar tetap kuat menghadapi perkara tersebut.

“Insya Allah kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” tutupnya.

Komentar