Mandi di Sungai Kuantan, Warga Kuansing Diterkam Buaya di Lokasi Ritual Tabur Kepala Kerbau

Kuansing, Lingkungan23 Dilihat

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Seorang warga bernama Iyut (60), warga Dusun 1 Koto Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengalami luka berat setelah diterkam buaya saat mandi di Sungai Kuantan, Jumat sore (20/2/2026).

Peristiwa itu terjadi di sekitar lokasi ritual tabur kepala kerbau dalam prosesi adat mambasuah nagori di wilayah IV Koto Lubuk Ambacang, yang beberapa waktu lalu digelar di kawasan tersebut.

Salah seorang pemangku adat IV Koto Lubuk Ambacang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, korban langsung dievakuasi ke RSUD Teluk Kuantan setelah sebelumnya sempat dibawa ke klinik terdekat. Namun karena kondisi luka yang cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

“Korban warga Koto Kombu, diterkam buaya saat mandi di Sungai Kuantan. Lukanya cukup parah, sehingga langsung dibawa ke RSUD Teluk Kuantan untuk penanganan medis,” ujarnya.

Ia menyebut, kejadian ini terjadi hanya beberapa hari setelah prosesi adat mambasuah nagori digelar, yang salah satu rangkaiannya adalah pembuangan kepala kerbau ke sungai. Diduga, aktivitas tersebut memicu kemunculan buaya di lokasi tersebut.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi pelaksanaan adat di wilayah IV Koto Lubuk Ambacang yang dinilai mulai menyimpang dari nilai-nilai adat yang seharusnya berlandaskan syarak dan kitabullah.

Hingga saat ini, kondisi korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Teluk Kuantan. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar Sungai Kuantan guna menghindari kejadian serupa.

Komentar