Pengamat Soroti Perbaikan Internal Parpol untuk Cegah Kepala Daerah Tidak Matang

Nasional, Organisasi97 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Iwan Setiawan, menekankan pentingnya perbaikan sistem internal partai politik guna mencegah lahirnya calon kepala daerah yang tidak matang secara politik dan moral. Ia menyatakan hal tersebut saat dihubungi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Iwan menilai partai politik harus memperkuat demokrasi internal serta menjalankan sistem kaderisasi berjenjang dengan baik. Menurutnya, parpol harus menghindari mendorong kandidat instan yang hanya mengandalkan relasi, kekuatan finansial, atau popularitas semata.

Ia menegaskan, calon kepala daerah wajib melalui proses pengaderan yang menguji kapasitas intelektual, mental, integritas, serta kemampuan kepemimpinan. Dengan demikian, kandidat yang diusung benar-benar siap memimpin dan tidak mudah terjerumus dalam praktik politik uang.

Iwan juga menyoroti bahwa perbaikan harus dimulai dari sistem rekrutmen politik di tubuh partai, bukan sekadar mengubah sistem pemilihan kepala daerah. Ia menilai akar persoalan praktik politik uang justru berasal dari mekanisme internal partai yang belum sehat.

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan perlunya evaluasi rekrutmen politik dalam pemilihan kepala daerah untuk menekan tingginya kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah. Ia menyebut berbagai langkah pencegahan telah dilakukan, namun praktik korupsi masih terjadi.

Menurut Bima, selain pembaruan sistem politik, pemerintah juga perlu mendorong digitalisasi transaksi non-tunai untuk menutup celah korupsi. Ia menegaskan bahwa perbaikan birokrasi saja tidak cukup tanpa pembaruan sistem politik dalam proses pemilihan kepala daerah.