Pemprov Riau Genjot Pemulihan Hutan TNTN, 2.400 Hektare Siap Direboisasi

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggesa pemulihan kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang terlanjur dialihfungsikan menjadi kebun sawit oleh masyarakat. Upaya tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut penugasan pemerintah pusat kepada daerah.

Untuk mengetahui progres pemulihan, Pemprov Riau bersama Tim Percepatan Pemulihan TNTN (TP2TNTN) menggelar rapat evaluasi yang melibatkan seluruh unsur terkait. Evaluasi difokuskan pada kesiapan lahan pemulihan dan relokasi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan rapat evaluasi dilakukan untuk mengejar capaian pemulihan kawasan TNTN. Ia menegaskan Gubernur Riau ditunjuk sebagai Ketua TP2TNTN oleh pemerintah pusat.

“Hari ini kami melakukan rapat evaluasi terkait pemulihan kawasan TNTN. Karena kami ditugaskan pemerintah pusat, maka kami mengejar progres yang sudah berjalan,” ujar SF Hariyanto, Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan hasil evaluasi, lahan yang akan dihijaukan kembali akibat deforestasi telah mencapai 2.400 hektare. Seluruh lahan tersebut dinyatakan sudah bersih dan siap untuk dilakukan reboisasi.

“Lahan seluas 2.400 hektare sudah clear dan tinggal dilakukan penanaman kembali. Ini akan segera kami lakukan untuk penghijauan, sekaligus dilaporkan ke Kementerian Kehutanan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk lahan pengganti bagi masyarakat terdampak relokasi dari kawasan TNTN, saat ini baru tersedia sekitar 632 hektare. Pemprov Riau berencana mengajukan permohonan tambahan lahan kepada pemerintah pusat agar proses relokasi dapat berjalan optimal.

Komentar