Valencia (Riaunews.com) – Pembalap Ducati Gresini, Fermín Aldeguer, memilih bersikap realistis terkait peluangnya kembali ke lintasan MotoGP 2026 usai mengalami cedera serius. Pembalap Spanyol itu patah tulang diafisis femur kiri akibat kecelakaan latihan di sirkuit milik Jorge Martínez “Aspar” di Valencia pada 8 Januari lalu, yang membuatnya harus menjalani operasi.
Cedera tersebut datang di momen krusial jelang persiapan musim baru, yang seharusnya menjadi periode penting bagi Aldeguer di tengah dinamika bursa transfer MotoGP 2027. Akibat kondisinya, Aldeguer dipastikan absen pada tes pramusim pertama di Sepang, 3–5 Februari, sebagaimana dikonfirmasi tim beberapa hari lalu.
Dalam presentasi motor Ducati Gresini untuk musim 2026 yang digelar di Malaysia, Sabtu (1/2), Aldeguer tidak hadir secara langsung. Ia mengikuti acara tersebut melalui sambungan video dari Andorra, sementara rekan setimnya Alex Marquez hadir mempresentasikan Ducati GP26. Aldeguer sendiri dijadwalkan mengendarai Ducati GP25.
Awalnya, Aldeguer masih membuka peluang tampil pada tes musim dingin di Thailand, 21–22 Februari, atau bahkan seri pembuka MotoGP 2026 pada awal Maret. Namun, dalam pernyataan terbarunya, ia meredam optimisme tersebut dan mengisyaratkan target kembali yang lebih realistis pada seri kedua di Brasil, 20–22 Maret, atau MotoGP Amerika Serikat di Austin sepekan setelahnya.
“Yang terpenting sekarang adalah pemulihan tulang paha saya. Semuanya berjalan baik dan setiap hari saya merasa lebih baik, tetapi saat ini waktunya tetap di rumah dan fokus pemulihan,” ujar Aldeguer. Ia menegaskan belum bisa memastikan tanggal kembali balapan dan akan menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum mengambil keputusan akhir.







Komentar