Pemprov Riau Tegaskan Pemulihan TNTN Dilakukan Humanis dan Berkeadilan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menegaskan bahwa pemulihan kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan perlindungan hak masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan pemulihan TNTN harus dilakukan secara ekstra hati-hati agar tidak mengabaikan kepentingan warga yang terdampak. Menurutnya, masyarakat tidak serta-merta dipindahkan dari kawasan tersebut.

“Penanganannya melalui skema relokasi bertahap, yang terukur dan berkeadilan,” ujar SF Hariyanto, Ahad (1/2/2026).

Ia menegaskan, proses relokasi dan pemulihan kawasan dilakukan secara humanis oleh Tim Percepatan Pemulihan TNTN (TP2TNTN) dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari TNI/Polri, Kejaksaan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga pemerintah daerah.

SF Hariyanto menyebutkan, pemerintah dituntut untuk mengembalikan fungsi hutan TNTN sebagaimana mestinya. Ia menargetkan, sebelum Ramadan, sekitar 1.000 hektare kawasan dapat kembali ditanami sebagai langkah awal pemulihan.

“Jika ini berhasil, akan menjadi role model pertama di Indonesia sebagai contoh pemulihan kawasan hutan secara menyeluruh,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Riau juga terus berkoordinasi dengan Satuan Tugas Pemulihan Kawasan Hutan (Satgas PKH) pusat yang melibatkan 12 kementerian dan lembaga. Ia menekankan seluruh proses harus berjalan hati-hati dan berkeadilan bagi masyarakat.

Komentar