Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, mengatakan dalam sepekan terakhir sudah ada tiga daerah yang mengalami karhutla. “Riau saat ini sudah mulai memasuki fase musim panas. Sepekan terakhir sudah ada tiga daerah di Riau terjadi karhutla,” ujarnya, Ahad (25/1/2026).
Di Kabupaten Kampar, karhutla terjadi di Desa Birandang, Kecamatan Kampa, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai satu hektare. Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan TNI bergerak cepat melakukan pemadaman.
“Semua titik api dilaporkan sudah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan, baik di Kampar, Bengkalis, maupun Meranti,” jelas Edy. Proses pemadaman dilakukan melalui jalur darat untuk mencegah api meluas.
Edy menegaskan, memasuki musim panas, kewaspadaan kembali ditingkatkan. Gerak cepat petugas di lapangan dinilai efektif dalam mencegah kebakaran meluas dan menekan dampak yang lebih besar.
Saat ini, Provinsi Riau masih berstatus siaga hidrometeorologi hingga akhir Januari. Namun, penetapan status siaga karhutla selanjutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
“Kita lihat situasi di lapangan, apakah perlu langsung menetapkan status siaga karhutla. Semua tergantung kondisi dan perkembangan. Jika dibutuhkan, penetapan status akan diawali dari kabupaten dan kota,” pungkasnya.
Komentar