Pemko Pekanbaru Luncurkan Program Goes to School untuk Edukasi Pencegahan HIV/AIDS

Kesehatan, Pekanbaru26 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi meluncurkan program Goes to School sebagai upaya meningkatkan edukasi pencegahan HIV/AIDS di kalangan pelajar. Program perdana digelar di SMP Negeri 42 Pekanbaru, Jumat (17/7/2026), dan diikuti ratusan siswa serta majelis guru.

Peluncuran program dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang juga menjabat Ketua KPA Kota Pekanbaru. Turut hadir Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Dedy Sambudi, narasumber drg. Helda Surya Munir dan dr. Dedy Khairul Ray, jajaran KPA Pekanbaru, Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah.

Edukasi Kesehatan untuk Pelajar

Dalam sambutannya, Markarius mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pencegahan HIV/AIDS dan pentingnya menjaga perilaku sehat.

“Alhamdulillah, hari ini KPA bersama Dinas Kesehatan melaksanakan Goes to School dengan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP Negeri 42 Pekanbaru. Materi disampaikan langsung oleh para tenaga kesehatan agar anak-anak memahami berbagai risiko yang dapat mengancam masa depan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi tidak hanya membahas HIV/AIDS, tetapi juga mengajak generasi muda menjaga pergaulan yang sehat, menghindari perilaku berisiko, serta meningkatkan kesadaran untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan maupun pelecehan. Ia juga meminta siswa berani melapor kepada orang tua atau guru apabila mengalami tindakan yang tidak pantas atau membahayakan keselamatan diri.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, menyatakan program Goes to School akan menjadi agenda edukasi berkelanjutan di sekolah-sekolah.

“Kami sengaja turun langsung ke sekolah-sekolah agar siswa memperoleh pemahaman yang benar mengenai pencegahan HIV/AIDS dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Dialog Interaktif Bersama Tenaga Kesehatan

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai HIV/AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, serta mengikuti sesi dialog interaktif bersama para narasumber.

Kepala SMP Negeri 42 Pekanbaru, Misrawati, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan sangat penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang benar sejak dini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Wali Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan, dan KPA Kota Pekanbaru yang telah memberikan penyuluhan kepada hampir seribu peserta, termasuk siswa dan majelis guru. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tutupnya.