Gepeng di Pekanbaru Raup Hingga Rp246 Ribu dalam 1,5 Jam di Jalan

Pekanbaru, Sosial124 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Penghasilan gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Pekanbaru terungkap bisa mencapai ratusan ribu rupiah hanya dalam waktu singkat. Fakta ini ditemukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru saat melakukan patroli rutin penertiban gepeng di sejumlah titik jalan protokol.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, mengatakan Satgas Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mendapati seorang gepeng dengan penghasilan mencapai Rp246 ribu dalam waktu sekitar 1,5 jam. Temuan tersebut terjadi saat patroli di kawasan Flyover Jalan Tuanku Tambusai–Soekarno Hatta.

Menurut Junaedy, gepeng tersebut mulai beraktivitas sekitar pukul 11.00 WIB dan saat petugas melakukan pemeriksaan pada pukul 12.30 WIB, uang yang terkumpul telah mencapai Rp246 ribu. Penghasilan tersebut diperoleh hanya dari aktivitas meminta-minta di persimpangan jalan.

Ia menjelaskan, gepeng tersebut mengenakan kostum tokoh animasi Ultraman untuk menarik perhatian pengendara. Petugas menemukan uang hasil meminta-minta disimpan dalam sebuah bakul yang dibawa selama beroperasi di jalan.

Petugas kemudian meminta gepeng tersebut menghitung langsung uang yang diperolehnya. Dari hasil penghitungan, total uang yang terkumpul dalam waktu singkat itu mencapai ratusan ribu rupiah, sehingga menunjukkan aktivitas mengemis telah menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Junaedy menilai kondisi ini menjadi salah satu penyebab masih maraknya gepeng di Pekanbaru. Menurutnya, tingginya penghasilan di jalan membuat sebagian gepeng enggan beralih ke pekerjaan lain atau mengikuti program pembinaan yang disediakan pemerintah.

Karena itu, Dinsos Pekanbaru kembali mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada gepeng di jalan. Pemberian uang dinilai hanya akan memperkuat praktik mengemis sebagai mata pencaharian dan menyulitkan upaya penanganan masalah sosial di Kota Pekanbaru.

Komentar