Menkeu Harap Direksi Baru BEI Berantas Saham Gorengan

Jakarta (Riaunews.com) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berharap jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru nantinya mampu memberantas praktik goreng-menggoreng saham di pasar modal Indonesia. Pergantian direksi BEI dijadwalkan berlangsung melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Juni 2026.

Menurut Purbaya, direksi BEI ke depan harus memiliki pemahaman kuat terhadap dinamika pasar serta mampu mengembangkan basis investor ritel maupun institusi di dalam negeri. Namun, ia menekankan komitmen utama yang harus dimiliki adalah membersihkan pasar dari praktik manipulasi saham yang merugikan investor.

“Yang paling penting adalah mereka punya komitmen kuat untuk membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang kurang bertanggung jawab,” kata Purbaya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat.

Purbaya mengungkapkan pemerintah siap menggelontorkan insentif fiskal guna mendorong pertumbuhan jumlah investor ritel di pasar saham. Namun, insentif tersebut disyaratkan dengan adanya perbaikan tata kelola dan penindakan tegas terhadap praktik saham gorengan.

Hal itu sebelumnya ia sampaikan dalam Financial Forum 2025 yang diselenggarakan CNBC Indonesia di Main Hall BEI, Rabu (3/12/2025). Ia menegaskan tidak ingin investor ritel dirugikan akibat praktik manipulasi harga saham.

Menkeu juga meminta aparat dan otoritas pasar modal untuk menindak tegas oknum pelaku goreng saham. Menurutnya, setelah pasar bersih dari praktik tersebut, pemerintah siap memberikan tambahan insentif agar semakin banyak masyarakat tertarik berinvestasi di pasar modal.